Jumat, 26 Maret 2010

GIGI Tak Pasang Target "Go International"



Tampil di luar negeri, di AS misalnya, GIGI tetap menyajikan lagu-lagu dengan lirik bahasa Indonesia, karena para penonton di sana menyukai lagu-lagu itu, meskipun tak mengerti bahasa Indonesia.

Bahkan, ungkap Armand Maulana, sang vokalis, GIGI mengurangi atau meniadakan lagu-lagu dengan lirik berbahasa Inggris milik mereka dari repertoar mereka di sana. "Biar orang luar negeri enggak ngerti, mereka tetap suka. Kalau enggak mengerti bahasanya, mereka masih bisa menikmati musiknya. Semua bisa dilihat dari responnya," ungkap Arman sekaligsu mewakili Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bas), dan Gusti Erhandy (drum).

Armand mengatakan, GIGI tak mau memaksakan diri untuk menggunakan lagu-lagu dengan lirik berbahasa Inggris untuk mengenalkan karya mereka di luar negeri. "Saya enggak akan bela-belain buat lirik bahasa Inggris cuma buat itu. Kami enggak mau maksain karena belum tentu dengan lirik bahasa Inggris musik menjadi bagus. Alasannya, kultur kan beda. Tapi, kalau memang ada yang cocok dengan lagunya, mungkin saja kami buat lagu berbahasa Inggris," jelas istri penyanyi Dewi Gita dan ayah satu putri ini.

Meskipun sering manggung di luar negeri dan tergolong band senior, GIGI belum berpikir untuk go internasional. "Menurut gue, makin lama sebuah band atau penyanyi, bukan ukuran arus go internasional. GIGI sudah lumayan sering tampil di luar negeri. Jadi, kami enggak berpatokan harus benar-benar go internasional," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar